Review: The Power in You – Ollie

Judul: The Power in You, sadari potensi diri untuk gapai prestasi
Penulis: Ollie
Penerbit:
Gagasmedia
Tahun Terbit: 2014(cetakan pertama)
Harga: Rp – (beli dari teman, preloved)
Jumlah halaman: 285 hal.
ISBN: 9789797807375

*

Review:

Saya termasuk orang yang jarang dan tidak terlalu suka baca buku self development atau pengembangan diri. Jauh sebelum saya membaca buku Mbak Ollie yang ini, saya merasa tidak cocok dengan buku kumpulan tips, motivasi, yang hanya diungkapkan. Atau mungkin melihat dari sisi hidup orang lain; mencontohkan apa yang sudah dicapai J.K. Rowling misalnya. Ya, memang beliau membuat pencapaian bagus dan luar biasa, but it’s her. Bukan si penulis, apalagi saya. Oleh karena itu, saya lebih suka sebuah aksi yang dikemas menjadi cerita, bukan sebuah rangkuman contoh.

Beberapa minggu sebelum membeli buku ini, saya bertemu Mbak Ollie dan ngobrol cukup lama. Waktu itu kebetulan, kami memang harus ketemu karena meeting, tapi setelah selesai masih ngobrol hingga beberapa jam. Di sana, saya mengenal sosok Mbak Ollie lebih dekat, kemudian ketika saya membaca The Power in You setelahnya, saya tahu bahwa buku ini bukan teori.

“Gue selalu berusaha agar apa yang gue tuliskan itu sudah pernah gue terapkan ke diri gue sendiri,” kata Mbak Ollie hari itu.

Dan memang, ternyata ada banyak cerita serupa di buku ini, dengan hal-hal yang dibagikan Mbak Ollie. Buku ini mengajarkan kita step by step, bagaimana caranya mengenali potensi di dalam diri, bagaimana mengembangkannya, menghadapi ketakutan-ketakutan kita ketika ingin berusaha untuk maju dan menghadapi apa saja yang menghalangi cita-cita, serta bagaimana trik agar kita bisa tetap menjadi diri kita sendiri meski sedang berhadapan dengan orang lain yang tidak kita kenal sebelumnya (atau mungkin orang hebat yang prestasinya sudah jauh di atas kita dan kadang bikin segan walau hanya ingin menyapa), ada juga tips mengenai dream board, #ShareQuran, The Giving Diary, dan hal-hal ajaib yang biasa dilakukan Mbak Ollie agar tidak hanya membuat dirinya terpacu semangat, tapi juga bisa memberikan inspirasi bagi banyak orang. Seketika itu saya merasa bahwa hal seperti inilah yang saya inginkan, belajar dari pengalaman orang lain yang lebih dekat terlebih dulu, sebelum menilik pengalaman yang lebih hebat lainnya. Ketika saya melihat orangnya ada di depan saya, itu akan membuat saya terpacu untuk merasa ‘bagaimana mungkin saya tak bisa seperti dia? Bisa, dong! Bisa aja!’

Mungkin J.K. Rowling atau Albert Einstein bisa juga membuat banyak orang merasa seperti itu, tapi saya tidak. Saya merasa lebih greget kalau sosok inspiratif itu ada di hadapan saya. Inspiratif kan tidak harus terkenal di seluruh dunia. Saya bisa terinspirasi dari siapa saja, meski mungkin hanya personel band indie, penulis buku indie, tukang sajak di lini masa, bahkan sahabat saya sendiri. Dan saya senang bisa mendengar banyak dari Mbak Ollie langsung, setidaknya buku self development yang saya baca kali ini benar-benar menjadi menarik bagi saya.

The Power in You juga melatih pembacanya untuk membuat tujuan atau target jangka panjang, dengan adanya bagian-bagian ‘practice’ di setiap akhir bab. Siapkan pulpen, tuliskan mimpimu, dan berusahalah mencapainya. Seharusnya kan, memang begitu. 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s