[Update] Joglosemar Babat Timbunan 2015

Sesuai yang sudah gue posting di sini, bahwa tahun ini gue ikutan Joglosemar Babat Timbunan. Tujuannya simpel, karena pengin menghabiskan timbunan buku.

Dan seperti yang sudah gue tuliskan di postingan itu juga, bahwa gue bertekad memenuhi 3 ketentuan. Salah satunya baru saja tercapai.

Ini dia: BUY books after read 5 books (membeli beberapa buku setelah membaca 5 buku)

Jadi, setelah update 5 buku di Goodreads, gue belanja lagi. Buku pertama yang gue beli setelah membaca 5 buku adalah ini..

Awal gue tahu buku ini waktu gue jalan-jalan ke web penulisnya. Memang buku lama, sih, tapi rejeki nggak ke mana-mana. Nggak lama setelah gue lihat buku ini dan gue mark, ternyata ada temen nawarin. Katanya nemu di toko buku bekas. Kondisi masih oke dan harganya miring, langsung aja gue titip.

Betawi selalu menarik, akar dari seluruh kehidupan kota Jakarta. Dan kalau dibaca dari sampul belakangnya, Kronik Betawi konon berawal dari cerbung. Belum gue baca sih, soalnya ada buku lain yang ngantre, tapi nggak sabar pengin baca. Hehe.

Selewat,

Menyebut nama Betawi selalu mengingatkan kita pada bermacam-macam stigma negatif. Laki-lakinya tukang kawin, perempuannya pasrah, pendidikan tidak penting, dan anak mudanya ketinggalan jaman. Tapi benarkah demikian?

Novel Kronik Betawi karya Ratih Kumala ini bercerita tentang perjalanan kota Betawi dan anak daerahnya menghadapi modernisasi dan menepis berbagai persepsi miring terutama dari para pendatang. Kerelaan berbagi dengan kaum pendatang dalam mengais rejeki di ibukota ternyata tidak sebanding dengan dampaknya. Kota Jakarta bagai bukan milik penduduk aslinya lagi. Diceritakan, pembangunan yang sembarangan dan pertumbuhan permukiman bahkan telah menghilangkan asal-usul serta sejarah beberapa tempat.

Novel ini khas Betawi. Menghibur, menyindir, dan ceplas-ceplos. Sebuah pengingat, dokumentasi, dan apresiasi bagi nilai-nilai dan keluhuran budaya Betawi yang patut dibanggakan.

Dan kalau titelnya ‘books’ alias jamak alias beberapa buku, berarti gue boleh beli buku lain juga dong, ya? *digebok

Nah, buat yang mau ikut seru-seruan bareng Joglosemar dalam rangka babat timbunan, bisa cek link yang gue tautkan di atas. Lumayan sih, bisa menghabiskan timbunan (tapi sebenernya sekalian nambah yang baru) *digebukin host*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s