REVIEW: Sleep-overs – Jacqueline Wilson

Judul: Sleep-overs – Pesta Menginap
Penulis: Jacqueline Wilson
Penerjemah: Hetih Rusli
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2004 (Cetakan Kedua)
Harga: Rp. – (hadiah kuis)
Jumlah halaman: 128 hal.
ISBN: 979-22-0370-2

*

Blurb:

Kamu berulang tahun, tapi bingung cara merayakannya?
Adakan pesta menginap saja!
Pasti asyik!

Daisy anak baru di sekolah. Semua temannya ramah dan baik hati, kecuali Chloe yang sok kaya, sok tahu, dan sok ngebos. Susah deh berteman dengan Chloe, tapi lebih gawat lagi kalau bermusuhan dengannya. Soalnya ia punya ribuan cara untuk membalas dendam.

Ketika Chloe menantang teman-temannya untuk mengadakan Pesta Menginap, Daisy ingin sekali ikut serta. Tapi ia bingung… Karena kalau ia mengadakan Pesta Menginap di rumahnya, teman-temannya akan bertemu dengan kakaknya. Dan kakaknya itu merupakan rahasia besar yang tak ingin diungkap Daisy.

*

Review:

Ini pertama kalinya gue baca cerita anak-anak terbitan GPU. Terjemahan pula. Mungkin karena selama ini gue memang kurang suka, dan memang nggak beli sama sekali. Buku ini juga gue dapet karena menang kuis –yang gue lupa apaan, tapi kemudian tersimpan agak lama di lemari dan baru sempat baca minggu lalu.

Seperti yang bisa kalian baca di blurb, ini tentang 5 anak dan Pesta Menginap. Tokoh ‘Aku’ dalam cerita ini adalah Daisy –si anak baru yang sedang berusaha beradaptasi dengan 4 teman barunya. Ada Amy yang netral, Emily yang baik hati, Bella si tukang makan, dan Chloe yang antagonis –dan nggak suka banget sama Daisy.

Daisy datang ke Pesta Menginap para teman-temannya ketika mereka ulang tahun, tapi enggan mengadakan pesta sendiri ketika ulang tahunnya, karena tidak ingin mereka tahu tentang keberadaan Lily –kakak perempuannya. Chloe si jahat sedari awal memang nggak suka pada Daisy, semakin lama kelakuannya semakin menjad-jadi.

Ceritanya simpel banget, sih, ya. Tapi keberadaan Lily sebagai kakak Daisy menambah poin plus buku ini –sekaligus membuatnya jadi beda dari cerita anak-anak yang lain. Sebenernya ada apa, sih, sama Lily? Nah, di sana poin utama yang nggak akan gue bocorkan 😛 intinya Daisy suka galau, kadang dia sayang Lily tapi kadang Lily jadi sangat menyebalkan.

Well, pesan sederhana dari cerita ini mungkin: kita harus akur sama saudara sendiri.

Ceritanya ditulis dengan gaya bahasa yang ringan, ceria, ada ilustrasinya juga. Penggambaran tokoh nggak begitu kuat, kecuali Chloe yang sangat jahat dan Bella yang sangat sangat suka makan.

3 Bintang untuk Sleep-overs and Jacqueline Wilson. 🙂 Ini cerita anak-anak pertama yang gue habiskan, lho! Hehe.

Advertisements

2 thoughts on “REVIEW: Sleep-overs – Jacqueline Wilson

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s