Misi Menghancurkan Buku: Bagian Satu

Pas lagi ngobrol nggak tau arah sama kembaran gue, kami sepakat untuk beli Wreck This Journal untuk dihancurkan berdua dan kemudian saling pamer kalo udah jadi. Belinya yang bahasa indonesia, jadi kalo nggak selesai nggak rugi-rugi amat, halah 😛

Terus jadinya pas gue main ke tempatnya dia, kita mampir ke Gramedia Daan Mogot buat beli bukunya. Sempat ada drama pas mau bayar buku ini, karena mbak-mbak kasirnya agak menyebalkan 😐 drama yang kemudian membuat kami nggak mau lagi belanja di Gramedia sana. Tapi yang penting bukunya udah di tangan.

Kembaran gue si @miss_zp udah bikin postingan dari kapan tau tentang proses awal menghancurkan buku ini, jadi gue nggak mau ketinggalan 😛

Dan tadaa, inilah hasil kerja gue..

ini bukunya, dan kumpulan perangko jadul gue. Akhirnya setelah sekian lama perangko ini ada gunanya juga :p

ini bukunya, dan kumpulan perangko jadul gue. Akhirnya setelah sekian lama perangko ini ada gunanya juga :p

ini bagian awalnya. Nggak terlalu jelas, waktu itu agak gelap sih :( yang dicoret itu bagian no HP, nggak boleh ngintip. Hahaha.

ini bagian awalnya. Nggak terlalu jelas, waktu itu agak gelap sih 😦 yang dicoret itu bagian no HP, nggak boleh ngintip. Hahaha.

nah, kalo ini bagian yang disuruh robek, remukkan, lalu masukkan lagi ke dalam bukunya. Hmm..

nah, kalo ini bagian yang disuruh robek, remukkan, lalu masukkan lagi ke dalam bukunya. Hmm..

ini bagian kertasnya disuruh sobek, lalu lipat jadi pesawat.

ini bagian kertasnya disuruh sobek, lalu lipat jadi pesawat.

nah, ini setelah pesawatnya jadi. ^_^ it will fly to my dad, fly to heaven. Hehe. #begitulah

nah, ini setelah pesawatnya jadi. ^_^ it will fly to my dad, fly to heaven. Hehe. #begitulah

ini bagian yang disuruh untuk sobek dan berikan ke seseorang. Waktu itu lagi makan sama mamah, terus gue kasih ke mamah :p nggak penting, tapi si mamah paham anaknya sableng, akhirnya diambil. Eh, ini maksudnya mamah yang lain, bukan mama di rumah #MamanyaBanyak

ini bagian yang disuruh untuk sobek dan berikan ke seseorang. Waktu itu lagi makan sama mamah, terus gue kasih ke mamah :p nggak penting, tapi si mamah paham anaknya sableng, akhirnya diambil. Eh, ini maksudnya mamah yang lain, bukan mama di rumah #MamanyaBanyak

Sementara baru itu aja, sih. Ada beberapa halaman lain yang udah sempat gue isi, tapi belum sempat gue foto 😦 Nanti aja mungkin sekalian di postingan berikutnya. Yang pasti, menurut gue sih, mengerjakan buku ini cukup menyenangkan ^^ Hehe. Selain bikin kreatif, juga bisa bikin happy dan lupa sejenak sama yang mumet-mumet. Karena di sini lo nggak mikir banyak, cuma coret-coret sesuka hati :p

Postingan berikutnya menyusul (entah kapan).

Advertisements

2 thoughts on “Misi Menghancurkan Buku: Bagian Satu

  1. Pingback: Book-admirer and Friends #2: Petronela Putri | Book-admirer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s