REVIEW: Saskia – Marga T.

Judul: Saskia (Trilogi Oteba buku 1)
Penulis: Marga T.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Juni 1999 (Cetakan Kelima)
Harga: Rp. – (beli di toko buku bekas, harga baru kayaknya udah nggak ada)
Jumlah halaman: 126 hal.
ISBN:

*

Blurb:

Sejak pertemuannya dengan Ramon dalam sebuah pesta ultah, Saskia jatuh cinta mabuk kepayang. Segala nasihat Kishi, kakaknya, mengenai pribadi Ramon yang kurang baik, sama sekali tak didengarkan. Ibarat kerikil dilempar ke jurang, sama sekali tak bergema dalam hati Sasi. Dia yakin bahwa Ramon juga membalas cintanya.

Sasi malah menuduh kakaknya cemburu! Tapi Kishi tahu lelakon apa yang tengah dimainkan oleh Ramon.

“Ya, aku memang berniat menjerat adikmu!” Kata Ramon menantang. “Kau mau apa?”

“Tapi dia kan masih anak-anak. Belum juga lulus sekolah. Tak mungkin kau serius dengannya,” bantah Kishi.

“Siapa yang bilang aku serius?” ejek Ramon. “Aku cuma ingin menjeratnya! Setelah itu, akan kutinggalkan dia dengan hati tercabik seperti kau dulu telah meninggalkan aku! Ingat, Kis, aku pernah berjanji akan membalas dendam padamu!”

*

Review:

Pertama kali denger buku ini karena ada temen yang ngobrolin. Sebenernya yang dibahas itu Oteba, tapi kemudian dari temen-temen Bajay Jabodetabek (BBI), gue tahu bahwa buku ini trilogi. Setelah iseng nyari, gue dapet Saskia dan dua buku Oteba, sedangkan sampai buku pertama ini selesai, Kishi –buku keduanya sama sekali belum ditemukan. Memancing penasaran.  Haha. Bukunya tipis, bahkan jauh lebih tipis dari Antara Aku dan Dia-nya Agnes Jessica yang gue katain tipis di postingan sebelah, jadi nggak menghabiskan banyak waktu untuk membacanya.

1. First impression

Covernya aroma-aroma jadul sekali, ya 😐 Angkatan 1980an. Wajar sih sebenernya. Ngeliat covernya mengingatkan gue akan bacaan nyokap. Nyokap dulu juga suka baca novel Marga T. : )) Nggak, gue nggak menilai buku-buku lama dari covernya, gue membaca blurb dan review orang di goodreads sebelum memutuskan mencari karena beberapa alasan. Selain karena buku lama cukup susah dicari (jadi gue harus bener-bener memutuskan bahwa buku itu cocok dengan bacaan gue sebelum dicari/dibeli), buku lama biasanya blurbnya lebih jujur. Nggak kayak novel jaman sekarang yang belakangnya sama sekali nggak kelihatan tentang apa ceritanya, kebanyakan cuma kata-kata puitis yang malah kadang nggak nyambung dengan isi buku. Buat siapapun yang ngerasa, maaf, nggak bermaksud menyindir. Murni pendapat : ))

2. How did you experience the book?

Dibilang langsung nyaman membacanya, nggak juga. Gue harus membiasakan diri dengan gaya bercerita Marga T. yang ternyata bahkan jauh lebih jadul dari bahasanya Mira W. Sebelum ini gue udah baca dwilogi Deviasi dan Delusi, tapi bahasanya masih sanggup gue pahami dengan cepat, sedangkan buku ini, ada beberapa kata di dalamnya yang sukses membuat kening gue berkerut 😐

3. Characters

Saskia: Bocah kelas dua SMA menjelang kelas tiga, masih suka bandel dan hura-hura. Suatu hari bertemu dengan Ramon di pesta ulang tahun sahabatnya. Ramon sendiri ternyata sepupu sahabatnya. Saskia bahkan tidak peduli bahwa umur Ramon sudah jauh lebih tua darinya dan lebih pantas dengan Kishi.

Kishi: Kakak Saskia, mantan pacar Ramon. Anak kedokteran. Kishi tahu Ramon berniat jahat pada Saskia, namun tidak tega memberitahu adiknya dan berusaha menyelamatkan Saskia sendiri. Tapi Ramon tidak pernah mau melepaskan dendamnya.

Ramon: Dokter muda yang jadi asisten dosen di kampus Kishi, punya watak yang keras dan pendendam. Karena sebuah kesalahpahaman, ia menyimpan dendamnya pada Kishi sejak lama, sebelum akhirnya bertemu Saskia –orang yang akhirnya dimanfaatkan untuk membalaskan dendam pada Kishi.

Tosi, Alia, Zaza: tiga sahabat baik Saskia di sekolah. Tosi adalah sepupu Ramon. Di pesta ulang tahun Tosi jugalah Saskia pertama kali bertemu Ramon.

Fadila: Kakak laki-laki Tosi, menaruh hati pada Saskia, tapi (di buku ini sih, entah di buku selanjutnya) tidak berbalas karena Saskia terlanjur terpikat pada pesona Ramon.

Danto: Salah seorang tetangga di rumah Tosi yang agak aneh, nyentrik, namun menyukai Saskia.

4. Plot

Plotnya biasa saja, ceritanya ketebak, tapi endingnya menggantung. Untuk buku yang akan ada kelanjutannya, wajar sih memang endingnya menggantung. Tapi menurut gue sendiri, buku ini terlalu tipis –apa karena memang isinya hanya cerita pembuka ya?

Gue membacanya dalam waktu dua jam, alurnya maju dan stabil sampai akhir. Tidak terlalu lamban, juga tidak terlalu cepat.

5. POV

POV orang ketiga.

6. Main Idea/Theme

Tentang seorang remaja SMA yang tiba-tiba saja didekati seorang dokter dan ia pun menyukainya, tanpa tahu bahwa lelaki itu adalah mantan pacar kakaknya yang berniat membalas dendam atas sakit hatinya.

7. Quotes

Sudah, sudah, ayo serahkan. Mau pulang, enggak? Nanti kalau ternyata semuanya jelek, akan saya katrol. Ayo lekas! Waktu sudah habis! – Guru Saskia yang akan mengumpulkan lembar ulangan, hal. 9 : )) <= katrol di sini maksudnya dibantu nilainya, kali, ya? Gue kirain kalo nilainya jelek, muridnya mau ditiban pake katrol. #gagalpaham

Setahunya, dokter-dokter susah dibangunkan per telepon. Kalau malaikat maut belum menteror, biasanya mereka belum mau datang di pagi buta. – Kishi, hal.75 <=  kalau malaikat maut belum menteror, serem kali perumpamaannya 😐

8. Ending

Nggak! Hahahha, ngegantung abis! Dan karena sekarang gue belum menemukan novel Kishi, gue jadi harus nahan-nahan penasaran gue. Mau lanjut ke Oteba langsung, ya nggak mungkin juga. Halaman pertama aja udah nggak nyambung, mungkin karena semua penghubung cerita ada di novel Kishi -__-“

9. Questions

Beli novel Kishi di mana, ya? *bukan pertanyaan berbobot*

10. Benefits

Manfaatnya baca novel ini, gue jadi makin tahu gimana cerita roman thriller jaman jadul. Eh, ini termasuk thriller kan, ya? Kata temen yang udah baca Oteba sih iya. Sebelumnya baca dwilogi Deviasi, sekarang trilogi Oteba, sempat juga baca V. Lestari (yah elah, itu mah thriller serem beneran) : ))

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s