Scene On Three (3): My Lovely Gangster

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

*

Judul Buku: My Lovely Gangster

Penulis: Putu Felisia

Penerbit: Media Pressindo

“Kau tidak pantas mendapatkan semua itu, Pangeran… terutama dirinya.”

Ucapan Kuga itu kembali terngiang di telinga Sky saat dirinya mengingat perundingan dengan ketua Klan Naga Timur Asia itu sebelum mereka bertarung di Gunung Akina.

“Tentu saja… tidak. Kecuali kau mau melakukan sesuatu untukku..”

Sky tahu, mungkin itu adalah terakhir kalinya dia dapat berbicara sebelum berhadapan sebagai lawan yang saling menghabisi. Namun dia hanya tertawa menanggapi perkataan Kuga.

“Apa yang bisa kulakukan untukmu?”

“Keluar dari Maximus.”

Sky bergeming, merasa lucu dengan perkataan Kuga.

“Aku ingat perkataan Eri kepadaku. Bahwa hidup adalah pilihan… dan aku ingin kau memilihnya.”

“Mengapa?”

“Dia akan selalu dalam bahaya jika tetap berhubungan dengan penjahat-penjahat seperti kita.” Kuga menghembuskan napas sebelum melanjutkan, “Jika saja bisa terlahir kembali, aku benar-benar ingin menjadi orang yang baik. Apakah kau tidak berpikir untuk melakukannya? Melepaskan untuk memperoleh sesuatu yang layak di jalan lurus?”

“Jadi kau menyerahkannya kepadaku?”

“Berjanjilah, Pangeran. Bahwa kau tidak akan pernah membuatnya menangis lagi…”

(Hal. 284-285)

*

Cuma sebuah adegan sederhana, tapi menurut gue kalimat-kalimatnya dalem. Entah gue yang kelewat sensitif atau gimana, tapi sejak pertama kali melihat halaman 284, gue suka aja sama penulisannya :)) Tentang dua orang ketua geng mafia yang sama-sama muda, tampan, kaya dan berkuasa, yang berniat kembali ke jalan lurus cuma demi cinta pada seorang wanita. Oh, ralat, bukan cuma.. Karena sepertinya cinta bisa mengubah segalanya 😐

Advertisements

2 thoughts on “Scene On Three (3): My Lovely Gangster

  1. Wah, seandainya semua penjahat bisa berubah karena cinta, dunia ini pasti damai. Mungkin cintanya memang harus di waktu yang pas 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s