#SceneOnThree (2) – Paris Pandora

Jadi bagaimana cara berpartisipasi dalam Scene on Three :

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

*

Judul Buku: Paris Pandora (buku 2 dari dwilogi Astral Astria)

Penulis: Fira Basuki

Penerbit: Grasindo

Masih dari dwilogi Astral Astria seperti postingan tempo hari, ini buku keduanya. Dan lagi-lagi di buku Fira Basuki ada banyak penggalan-penggalan scene yang menarik untuk dibaca. Sepertinya gue akan lebih sering mengulas buku Fira Basuki untuk #SceneOnThree ini :p

Hal. 31-32

Ini dia yang kutunggu. Mini van kami berhenti juga di Notre Dame, katedral yang terkenal. Berada di pinggir Sungai Seine. Konon dulunya bangsa Romania mendirikan kuil pemujaan untuk dewa Jupiter. Bertahun-tahun kemudian menjadi Cathedral St. Etienne, didirikan oleh Childebert di tahun 528. Sampai akhirnya Maurice de Sully, bishop Paris mendirikan katedral yang didedikasikan untuk Bunda Maria. Konstruksi yang menjadi katedral kini dimulai tahun 1183 dan selesai 180 tahun kemudian!

Aku berjalan menikmati setiap lorong dan langit-langit yang penuh detail, pahatan, ukiran, dan patung. Aku berjalan terus hingga menaiki tangga batu. Dari atas, semua tampak jelas.

Lalu… hal yang paling tidak pernah aku pikirkan muncul.

“Psssst. Hi… hi…”

Aku menengok. HAH? Aku menggosok-gosok mataku. Ini mimpi bukan ya? Aku berusaha menutup mata ketigaku.

“Pssst, iya. Aku hidup. Nyata.”

TUNGGU! Ini imajinasiku aja kan? Ini mimpi kan? Patung itu bergerak. Dan BERBULU! Ya, dia HIDUP!

*

Alasan suka scene ini: Well, jadi diceritakan bahwa patungnya bisa bicara 😐 tapi yang menarik buat gue bukan itu. Gue tahu ini sekedar fiksi, tapi memang sepertinya patung itu ada dan memang nyata. Yang menarik buat gue adalah settingnya. Paris Pandora berlatarkan kota Paris dengan katedral-katedralnya yang legendaris. Penulisnya juga menyisipkan hal-hal ghaib seperti biasa (mengingat memang dwilogi Astral Astria bercerita tentang seorang anak yang istimewa, dipercaya sebagai titisan Ratu Sima, ratu yang disebut-sebut sebagai Ratunya Tanah Jawa –selain Ratu Kidul).

Nggak pernah berhenti gue takjub dengan buku karangan Fira Basuki, meski kadang memang bahasanya agak berat dan butuh kecerdasan ekstra untuk mencerna kalimat demi kalimatnya *pukpukepalasendiri* 😐 Tiap gue membaca karangan pimred Cosmopolitan ini, gue selalu berpikir, hebat banget dia bisa riset sejauh itu. Mungkin memang karena pekerjaannya yang menuntut untuk ke luar negeri. Tapi itu risetnya niat :p bisa sampai tahu bangunan-bangunan legendaris di Paris, tahun pendiriannya. Walaupun memang di google mungkin juga banyak, tapi tetap –itu sebuah riset yang kece, apalagi mengingat dia memadukannya dengan unsur-unsur budaya Jawa segala *yang selalu ada dan nggak pernah ketinggalan* 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s