REVIEW: Jadian 6 Bulan

Judul: Jadian 6 Bulan

Penulis: Rhein Fathia

Penerbit: DAR! Mizan

Tahun Terbit: Februari 2013 (Cetakan I)

Harga: Rp. 39.000

Jumlah halaman: 196 hal.

ISBN: 978-602-242-159-7

*

Blurb:

Cinta bukanlah permainan. Apa pun alasannya, cinta bukanlah sarana pertarungan gengsi. Siapa pun tidak akan menduga kalau Rio, cowok keren idola cewek se-SMA Negeri 1 Bogor itu, nekat nembak Tiara, seorang jilbaber, aktivis Rohis. Gayung pun bersambut, Tiara mau jalan bareng sama cowok yang jago maen bsket  itu. Seisi “dunia” dibikin heboh oleh ulah mereka.

“Rio jadian sama Tiara? Mustahil!” cetus fans Rio.
“Rio jadian sama Tiara? Masya Allah!” seru anak-anak Rohis.

Apa sesungguhnya yang mereka lakukan? Benarkah mereka jadian? Kalau benar mereka jadian, kenapa Rio suka uring-uringan sendiri?

Wah, bakal seru abis nih, kalau benar mereka pacaran!

*

Review:

AKHIRNYAAA, kesampaian juga niat pengin baca novel pertamanya Tante Rhein :)) Setelah sekian lama kami janjian akan tukeran buku, akhirnya kemarin ketemu sesuai acara @nulisbuku di FX Senayan, Jakarta. Kebetulan yang sangat kebetulan, gue diajak temen-temen untuk ngumpul di acara itu dan Tante Rhein juga hadir sebagai pembicara di sana. Maka diadakanlah sesi tambahan sesuai acara NB *halah* :p Buka puasa bareng di Solaria, foto-foto, ngobrol sekalian tukeran buku.

Gue melahap Jadian 6 Bulan untuk menghabiskan hari Minggu ini. Hari Minggu di mana gue bangun telat karena tadi malam pulang larut dari FX, dan rasanya nanggung kalo keluyuran keluar. Jadilah gue menghabiskan waktu untuk baca buku aja 😀

Kesan pertama gue setelah selesai membaca halaman terakhir adalah: nggak salah deh Mizan memutuskan bahwa buku ini dicetak ulang dengan cover baru. Karena kalo lo butuh teenlit yang berisi dan nggak sekedar teenlit, maka gue rekomen Jadian 6 Bulan.

Jadian 6 Bulan bercerita tentang Tiara –anak rohis, alim, pake jilbab, muslimah sejati dan Rio –si cowok idaman cewek seantero sekolah, kapten basket, tukang PHP-in cewek, sekaligus bagian dari dunia gemerlap. Mereka adalah dua orang yang berlawanan, langit dan bumi. Semuanya baik-baik saja hingga suatu hari Rio nembak Tiara dan mereka jadian. Reaksi kaget orang-orang sekeliling mereka bisa kalian baca sendiri di blurb di atas tadi. Lucu dan bikin penasaran :p

Ternyata Tiara sendiri punya rencana lain di balik kasus jadiannya dengan Rio. Rio pun punya alasan sendiri mengapa ia nembak Tiara, padahal cewek itu jauh berbeda dengan tipe-tipe cewek yang dekat dengannya selama ini. Beberapa hal mampu gue tebak, beberapa hal lagi tidak.

Di pertengahan cerita gue mulai menebak bahwa Andromeda –cinta lama Tiara, adalah kakak kandung Rio. Dan ternyata benar #inikokmalahspoiler Tapi gue nggak mampu nebak alasan mengapa Tiara mau jadian sama Rio. Dan ternyata baru ketahuan di akhir-akhir cerita.

Untuk novel pertama, gue merasa ada beberapa bagian yang FTV banget di dalam buku ini. Seperti misalnya waktu Rio depresi dan hampir nenggak obat tidur, lalu gerakannya terhenti ketika mendengar Tiara ngetuk pintu kamar dan memohon-mohon biar dia membukakan pintu :p Terus juga adegan di mana Tiara tabrakan dengan Andromeda di sekolahan, sedangkan dari kejauhan Rio menatap keduanya dengan tatapan cemburu. Yah, sindrom novel pertama, selalu ada beberapa scene yang FTV banget (tapi bahkan penulisnya mungkin nggak nyadar menuliskan adegan-adegan FTV itu). Lovefool juga begitu, kok :)) #JanganNgiklanDehMput

Sedangkan scene favorit gue ada di halaman 20, ketika ketua DKM menceramahi Tiara tentang keputusannya jadian dengan Rio, sambil berharap bahwa Tiara akan mengubah keputusan itu :)) Ini lucu. Haha.

Raut wajah Anggit tampak seperti sedang menyabar-nyabarkan diri. “Baiklah kalau begitu. Tapi harap Anti tahu, peristiwa ini telah mencoreng citra DKM. Dan yang paling penting adalah, pacaran merupakan salah satu bentuk mendekati zina yang dibenci Allah. Saya yakin, Anti sudah mengerti betul mengenai konsep itu. Zina adalah suatu perbuatan yang dibenci Allah …bla … bla … bla … berdosa … bla … bla … bla … mengotori hati… bla … bla … bla … budaya barat … bla … bla … bla …”

Sidang selanjutnya berisi petuah, nasihat, dan penjelasan konsep-konsep menjaga hijab yang sudah sangat dipahami oleh Tiar di luar kepala. Namun, dia hanya mendengar sambil tetap tenang dan tersenyum. Tak ada yang dibantahnya satu pun.

“Anti sudah mengerti?” tanya Anggit setelah dia berbicara selama sekitar lima belas menit.

“Ya, saya mengerti,” jawab Tiara kalem.

“Lalu, apa sekarang Anti berubah pikiran dan akan memutuskan pacar Anti itu?”

Kepala Tiara menggeleng pelan. “Tidak. Saya akan tetap jalan dengan Rio.”

Jawaban tegas yang keluar dari bibir Tiara mengundang desah kecewa para penonton sidang.

…. dan mengundang tawa dari gue sebagai pembaca :)) Sementara itu, di tengah cerita muncul Meta, seorang cewek antagonis yang kehadirannya terkesan terlalu sebentar, terus nggak jelas juga orangnya –” Dateng-dateng sok tahu, ternyata salah, lalu minta maaf dengan kalimat ndak ikhlas, lalu malah kabur dan menghilang lagi 😐

Untuk konten atau isi dalam bukunya, gue nggak akan komen lagi. Udah enak dibaca dan pengeditannya juga nggak berantakan, juga sejauh ini gue nggak menemukan ada typo atau kesalahan penulisan dan semacamnya. Jangan salah, ada juga beberapa buku yang udah masuk toko, tapi typonya wassalam parahnya; banyak. Penulisan tanda baca salah-salah dan sepertinya asal edit. Biasanya terjadi di buku-buku yang terbit dibawah naungan penerbit baru.

Untuk cover dan layoutnya! Nah, ini yang gue suka. Covernya itu remaja banget, ditambah layoutnya yang juga unik. Di dalamnya, di sela-sela cerita, diselipkan beberapa gambar sederhana sebagai ilustrasi dari halaman yang bersangkutan 😀 Pokoknya di desain seremaja mungkin. Yah, mungkin nggak beda jauh sama novel-novelnya BentangBelia 😀

Jadian 6 Bulan ini cerita dan gaya penuturannya ringan, tapi sebenarnya berisi. Kenapa gue bilang berisi? Karena (memang ini novel islami remaja juga) kalian bisa menemukan banyak hal baru dalam novel ini, baik tentang Islam maupun tentang astronomi *yang gue denger, banyak pembaca Jadian 6 Bulan jadi suka astronomi abis baca buku ini. Tante Rhein kudu tanggungjawab* :))

Maka, 4 bintang untuk Jadian 6 Bulan.

Kenapa cuma 4? Karena yang satunya masih nyangkut di langit *korban astronomi yang bener-bener garing* 😐

Advertisements

One thought on “REVIEW: Jadian 6 Bulan

  1. Pingback: Hidup Seimbang dan Bahagia ala Rhein Fathia: Menekuni Hobi Menulis, Traveling, Hingga Survive Kuliah Creative Writing Di Australia – Bukunya Mput

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s